BREAKING NEWS :
Memuat.....
Menjerit,Histeris Hingga Pingsan . Berikut Kisah Istri Istri Bung Karno Saat Melepas Jasad Beliau

Menjerit,Histeris Hingga Pingsan . Berikut Kisah Istri Istri Bung Karno Saat Melepas Jasad Beliau

istri bung karno

Janganbingung.com - Siapa yang tidak kenal dengan sang ploklamator kebanggaan negeri ini, Sukarno. Presiden pertama Indonesia atau lebih dikenal sebagai Putra sang fajar . Sepak terjang beliau dalam memperjuangkan kemerdekaan republik ini memang tiada duanya

Sukarno semasa hidup nya diketahui memiliki 9 orang istri sah dari pernikahan nya, karena hati sang proklamator ini sejati nya tak cukup jika hanya diisi oleh satu wanita saja.
Setelah kejatuhannya pada tahun 1967, bung karno menjadi tahanan rumah atas keputusan rezim orba hingga wafat nya pada tanggal 21 juni 1970 di rumah sakit pusat angkatan darat ( RSPAD) .

ratna sari dewi
Rimanews,com

Kabar duka atas meninggal nya Sukarno ini disambut dengan reaksi yang berbeda beda oleh para istri nya. Inggit , istri pertama bung karno begitu mendengar kabar itu langsung bergegas meninggal kan bandung ke jakarta . Walaupun pernah dikecewakan karena menikah wanita lain. Namun hal ini tidak menyurut kan niat nya untuk menjenguk jasad suami yang sangat ia cintai itu.

Hartini, istri keempat Sukarno datang ke RSPAD , mendapati lelaki yang sangat ia sayangi itu terbujur kaku dia pun langsung jatuh pingsan. Saat siuman Hartini memeluk dan menciumi jasad bung karno sambil menangis sesenggukan .

Begitupun dengan Ratna sari dewi, istri Sukarno yang berasal dari jepang itu datang ke RSPAD itu tak jauh berbeda dengan Hartini .

9 istri sukarno
Bangkapost,com

Haryati datang dengan histeris ,dia menangis memberontak se jadi jadi nya saat melihat jasad kaku suami nya itu yang kini telah terbujur kaku terbungkus kafan . dia memeluk dan berkali kali meminta maaf atas semua kesalahan kesalahan nya pada Sukarno .

Berbeda dengan istri istri Sukarno lainnya, Fatmawati memilih tidak menjenguk Sukarno ,ia lebih memilih tidak datang dan hanya menangis meratap di rumah nya di kebayoran baru , jakarta selatan .

Ketika jutaan rakyat terpaku kelu dengan duka mendalam atas meninggal nya pemimpin besar revolusi, fatmawati justru termangu pilu di rumah nya .


Referensi ; merdeka,com